Bagi Anda yang ingin memberi kritik dan saran untuk blog kami, silakan kirim pesan Anda pada kontak form dibawah ini. Trims...
Mulai hari ini “PMR Smansa (PMR SMAN 1 Genteng” memiliki nama (julukan) dan logo. Dengan nama “Satwika Red Cross” dan dengan logo yang sudah kita buat seperti logo yang ada di bawah.
PMR (Palang Merah Remaja) SMANSA adalah salah satu organisasi siswa di SMA Negeri 1 Genteng yang bergerak dibidang kesehatan dan sosial di bawah bendera PMI.
PMR itu dibimbing oleh beberapa Pembina dan dikelola sepenuhnya oleh para pengurus yang terdiri dari siswa-siswi anggota PMR.
WOW…ada Harry Potter (ya g Lah). Di PMR yang bermarkas di UKS SMANSA ada banyak anggota yang terampil dan tau tentang penanganan medis dasar.
Setiap anggota punya karakter yang berbeda-beda, mereka ada yang unik, aneh, lucu, jahil, jayus dan tentunya pada baik hati (NaRsiZz niCh…!!)
Semua anggota PMR selama ini bisa menjalin hubungan yang akrab dan harmonis antara senior dan juniornya. Maka dari itu kita pada g bosen di PMR.
Tapi dibalik itu semua masih ada banyak cerita-cerita ‘n misteri yang mau diungkapin tapi takut, ntar satu mading g cukup.
So…temen-temen, adik-adik, kakak-kakak gabung yuk di PMR, g da ruginya Lho..Oh..ya buat semua anak SMANSA khususnya anggota PMR ayo kita bersama-sama memajukan UKS dan PMR..”SMANGAT….”
DEMI CINTA DAN KEADILAN KITA TOLONG SESAMA
Saat pembentukan PMR pertama di SMA Negeri Genteng diikuti 3 orang anak, kemudian berkembang sampai 3 regu (30 anak) dan dilantik pada tanggal 28 Oktober 1993. Pembina PMR pertama di SMA Nergeri 1 Genteng ada 3 orang, yaitu:
2) Bu Krisnawati
3) Bu Tri Rahayu
2) Perawatan Keluarga
3) Lingkungan Sekitar Sekolah
4) Donor Darah
Pada tahun 1996 UKS pindah lokasi lagi yang saat ini digunakan untuk ruang OSIS. Pada waktu SMA Negeri 1 Genteng ditunjuk mewakili lomba Wiyata Mandala tingkat Nasional tahun 2000 UKS dipindah lagi tempatnya sampai sekarang dengan ruangan yang cukup luas.
Sampai saat ini prestasi yang diukir oleh anggota PMR begitu membanggakan dari tingkat daerah sampai luar daerah. Ternyata anak-anak PMR bisa mengukir Prestasi dibidang non akademik sesuai dengan keinginan atau tujuan pendidikan. Selain itu mulai tahun 2000 UKS sudah dilengkapi dengan petugas dari tenaga medis sampai sekarang.
